Melansir Koran Bali Express, Purbaya mengatakan pemerintah masih menyiapkan sistem yang dinilai mampu menjalankan kebijakan tersebut secara tepat.
Infrastruktur digital milik PT Pertamina (Persero) disebut telah cukup memadai untuk mendukung pengawasan distribusi BBM di SPBU.
“Sekarang kita lihat sistemnya. Saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik, sehingga siap untuk dilakukan,” imbuhnya.
Jika kebijakan tersebut nantinya diterapkan, pemerintah diharapkan dapat memastikan mekanisme pendataan berjalan akurat sehingga penyaluran subsidi benar-benar tepat sasaran dan masyarakat yang berhak tetap memperoleh manfaatnya. *










