Kerja sama Indonesia-Rusia tersebut merupakan buah dari negosiasi bidang energi yang berlangsung pada kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Rusia pada Senin (13/4).
Dengan demikian, Rusia menjadi alternatif pemasok energi ke Indonesia di tengah krisis energi yang saat ini sedang melanda dunia akibat perang antara AS-Israel dengan Iran.
“Dalam pertemuan saya dengan Menteri Energi dan pemerintahan Rusia, itu telah disepakati bahwa kita akan mendapat dukungan. Kita akan membeli crude dari Rusia. Ini kita lakukan juga di negara lain, termasuk di Amerika,” kelas Menteri Bahlil.
Langkah-langkah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menjamin keandalan pasokan energi di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu, seperti ditulis laman Fraksi Partai Golkar.
“Jadi, harus ada diversifikasi. Insyaallah crude kita akan semakin membaik,” ujarnya. *










