Ia juga tak lupa mengajak para guru menjaga integritas dan martabat profesi. Guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan yang turut membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus Kota Ambon.
“Guru adalah role model bagi anak-anak Kota Ambon. Karena itu, mari kita tetap menjaga integritas agar harapan mewujudkan generasi emas dapat kita wujudkan bersama,” katanya.
Untuk mendorong pendidikan Ambon semakin berkualitas, Lisa menilai dibutuhkan keterlibatan semua pihak. PGRI, pemerintah, sekolah, orang tua dan masyarakat perlu membangun kerja sama agar proses pendidikan berlangsung dalam lingkungan yang aman, nyaman, inklusif dan ramah anak.
Penguatan karakter juga menjadi bagian penting dalam upaya tersebut. Lisa mendorong nilai-nilai luhur masyarakat Maluku, seperti persaudaraan, gotong royong, toleransi, saling menghargai dan semangat Pela Gandong, terus ditanamkan dalam kehidupan anak-anak.
Lisa berharap keberadaan Bunda Guru dapat mempererat hubungan antara guru dan berbagai pihak yang berkepentingan terhadap pendidikan.
Dengan peran sebagai pengayom dan mitra bagi guru, Lisa ingin amanah tersebut memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.










