Pemerintah, kata Wattimena, akan mengupayakan setiap kelurahan memiliki sekitar 7 hingga 10 pegawai agar pelayanan tidak terkendala kekurangan personel. “Kalau hanya empat orang, siapa mau bikin apa? Padahal ujung tombak pelayanan kita ada pada kelurahan-kelurahan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar memegang teguh integritas dan konsisten menjalankan aturan. “Kalau aturan bilang A, bikin A. Aturan bilang B, bikin B. Itu orang berintegritas,” katanya. Wattimena memastikan seluruh proses pengangkatan pejabat telah dilakukan sesuai ketentuan, termasuk pemenuhan rekomendasi dan pertimbangan teknis dari instansi terkait untuk jabatan tertentu.
Ia berharap 224 pejabat yang dilantik mampu menjawab kepercayaan tersebut dengan kerja nyata, serta tidak takut menghadapi berbagai persoalan dalam pemerintahan, pelayanan publik, dan pembangunan Kota Ambon. “ Kalau ada yang bilang Ambon naik kelas, kita Ambon mesti loncat kelas,” tandasnya. (AM-18)













