Kata Benhur, Presiden memiliki visi yang baik dalam membangun daerah. Namun, kebijakan tersebut belum diterjemahkan secara optimal oleh kementerian dan lembaga terkait. Pikiran Presiden bagus, tetapi pembantu-pembantu Presiden tidak menerjemahkan seluruh instruksi Presiden supaya dijalankan secara baik di daerah-daerah.
Untuk menggambarkan kondisi daerah saat ini, sambungnya, mengibaratkan pemerintah daerah memiliki semangat besar, tetapi tidak didukung kemampuan akibat keterbatasan kewenangan dan fiskal.
Kementerian Keuangan segera mengambil langkah konkret dengan memperluas ruang fiskal bagi pemerintah daerah agar inovasi daerah dapat tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional, lebih lanjut disebutkan, kalau memaksa kita meningkatkan pertumbuhan ekonomi, sementara kita ini ibarat nafsu kuda tetapi tenaga ayam. (*)










