Pemkot juga menekankan bahwa solusi tidak hanya berupa pengaturan kendaraan, tetapi harus dibarengi peningkatan kualitas angkutan umum agar perjalanan masyarakat lebih tertib, aman dan nyaman.
Setiap rekomendasi yang dihasilkan, kata Pemkot, harus ditindaklanjuti melalui koordinasi antarlembaga dan program yang konkret.
Dengan demikian, pembahasan tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menghasilkan langkah nyata untuk mengurangi kemacetan di Kota Ambon.
Diskusi menghadirkan Dirlantas Polda Maluku Kombes Pol. Vedy Eka Jaya, S.I.K., M.H.; Kepala Pusat Studi Transportasi Universitas Pattimura Prof. Dr. Ir. Marcus Tukan, BSE, M.T.; serta Direktur Pascasarjana UKIM Prof. Dr. John Ruhulesin, IM-FI. Moderator kegiatan adalah Andre Widyakusuma, Ketua DPI IKAAL Maluku. (AM-18)













