Pada hari yang sama, puluhan prajurit TNI berjaga di rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kepala Pusat Penerangan TNI Brigadir Jenderal Muhammad Nas mengatakan pengamanan dilakukan atas permintaan Kejagung sebagai bagian dari kerja sama antarlembaga dan tidak berkaitan dengan penyidikan yang dilakukan Polri.
Keesokan harinya, pada Kamis dini hari, 9 Juli 2026, puluhan anggota TNI diduga mendatangi Markas Polda Metro Jaya. Sejumlah saksi mata mengaku melihat puluhan anggota TNI berada di dalam kompleks Polda Metro Jaya sekitar pukul 03.40 WIB. Pada pukul 09.00 WIB, sejumlah kendaraan dinas TNI berpelat hijau-merah hilir mudik di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.
Muhammad Nas membantah adanya intervensi TNI terhadap proses hukum yang berjalan di Polda Metro Jaya. “TNI menghormati proses hukum dan tidak intervensi terhadap mekanisme yang berlaku,” kata Nas saat dihubungi, Kamis, 9 Juli 2026. (***)










