

“Blok Masela bukan hanya proyek energi nasional, tetapi juga harapan besar masyarakat Tanimbar. Karena itu, masyarakat harus menjadi penerima manfaat utama dari investasi strategis ini, baik melalui kesempatan kerja, peningkatan kesejahteraan, maupun pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegas Irjen Pol. Dadang Hartanto.
Menurut Kapolda, kehadirannya di Desa Bomaki merupakan bentuk komitmen untuk mendengar langsung suara masyarakat sehingga setiap persoalan maupun harapan yang berkembang di lapangan dapat dipahami secara utuh dan dicarikan solusi bersama.
“Kami hadir untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Setiap masukan, harapan, maupun persoalan yang disampaikan warga akan menjadi perhatian bersama agar pengembangan Blok Masela berjalan aman, kondusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pengembangan Lapangan Abadi Blok Masela merupakan proyek yang memiliki nilai strategis bagi Indonesia karena berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Karena itu, menurut Kapolda, seluruh pemangku kepentingan harus mengedepankan dialog, kolaborasi, dan semangat kebersamaan agar pembangunan dapat berjalan lancar tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang berada di sekitar wilayah proyek.










