“Kota Ambon adalah milik kita semua. Kota ini adalah rumah bersama yang harus kita jaga, kita bangun dan kita kembangkan dengan semangat kebersamaan,” ujarnya. Rangkaian perlombaan yang disiapkan KORMI dan PKK pun tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi.
Di balik kemeriahan setiap kegiatan, terdapat pesan penting untuk membangun gaya hidup sehat, memperkuat hubungan sosial, serta memperkenalkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.
Wattimena menilai, ruang kreativitas seperti ini penting bagi tumbuh kembang anak.selain mendapatkan pendidikan formal, anak-anak perlu diberikan kesempatan untuk berinteraksi, berekspresi, mengembangkan kreativitas, serta mengenal budaya daerah sejak dini.
“Kita ingin anak-anak kita tumbuh dengan kegembiraan, memiliki kreativitas yang tinggi dan memiliki kecintaan terhadap budaya kita,” katanya.
Dalam kesempatan itu,perhatian juga diarahkan kepada generasi muda agar semakin peka terhadap berbagai persoalan sosial.
Pemerintah berharap kegiatan positif dapat menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk menyalurkan energi serta kreativitas secara sehat, sekaligus menjauhkan mereka dari perundungan, kekerasan dan tawuran antarpelajar.
Tidak hanya itu, masyarakat juga didorong untuk semakin mencintai dan memanfaatkan pangan lokal. (AM-18).










