Arikamedia.id, AMBON – Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan keterbatasan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah, Gubernur Kalimantan Timur H.Rudy Mas’ud, mengusung gagasan baru yang diyakini mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, yakni ekonomi oranye, gagasan tersebut disampaikan Rudy usai pembukaan Forum Group Discussion (FGD) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), di Kantor Gubernur Maluku, Rabu, (03/06/26).
Menurutnya, daerah tidak boleh terjebak dalam keterbatasan, melainkan harus terus melahirkan inovasi dan terobosan untuk menjaga laju pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selama ini, pembangunan daerah banyak ditopang oleh konsep ekonomi hijau yang berfokus pada kelestarian lingkungan dan ekonomi biru yang bertumpu pada pemanfaatan sumber daya kelautan. Namun, ia menilai Indonesia memiliki kekuatan lain yang belum dimaksimalkan secara optimal, yakni kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat yang tersebar di seluruh penjuru nusantara.
Karena itu, ia mendorong lahirnya konsep ekonomi oranye, sebuah pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan budaya, ekonomi kreatif, pertanian, dan sektor kemaritiman sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.










