“Ekonomi oranye bukan sekadar konsep, tetapi strategi untuk mengubah kekayaan budaya dan kreativitas daerah menjadi kekuatan ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat daya saing daerah,” katanya.
Indonesia dianugerahi kekayaan budaya yang luar biasa, mulai dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Rote. Keragaman tersebut harus menjadi modal besar dalam membangun ekonomi yang berbasis pada identitas dan keunggulan lokal.
Ia menegaskan bahwa budaya tidak boleh hanya dipandang sebagai warisan yang harus dijaga, tetapi juga harus dikembangkan menjadi aset produktif yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. “Sudah saatnya panggung-panggung budaya daerah naik kelas menjadi panggung dunia. Budaya harus menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya. (AM-18)










