BeritaDaerahParlementariaUtama

DPRD Kota Ambon Soroti Keterlambatan Proyek Infrastruktur Terancam Jadi Beban APBD 2026

69
×

DPRD Kota Ambon Soroti Keterlambatan Proyek Infrastruktur Terancam Jadi Beban APBD 2026

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far - ist

Fokus utama evaluasi adalah proyek-proyek infrastruktur publik seperti jalan lingkungan, drainase, penerangan jalan, dan fasilitas umum lainnya.

Olehnya itu,DPRD ingin memastikan proyek-proyek ini selesai tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Namun, Far-Far mengakui adanya kendala teknis di lapangan, terutama terkait terbatasnya penyedia jasa (kontraktor) yang aktif. Dari sekian banyak paket kegiatan, hanya sekitar 20 paket yang terealisasi karena saat ini hanya ada empat penyedia jasa yang beroperasi.

Kondisi ini berdampak pada proyek lampu lingkungan, yang merupakan salah satu usulan utama masyarakat.

Far-Far menegaskan bahwa penyediaan lampu lingkungan harus menjadi perhatian khusus karena menyangkut keamanan dan kenyamanan warga.

“Lampu lingkungan adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Kami sudah sampaikan agar Dinas terkait mencari solusi cepat agar program ini bisa terealisasi pada tahun anggaran 2025,” tegasnya.

Baca Juga  𝗧𝗮𝗻𝗴𝗶𝘀 𝗣𝗶𝗹𝘂 𝗜𝗯𝘂𝗻𝗱𝗮 𝗱𝗿. 𝗜𝗰𝗵𝗮: 𝗣𝗲𝗿𝗽𝗶𝘀𝗮𝗵𝗮𝗻 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗲𝗿𝗮𝘁 𝗦𝗲𝗼𝗿𝗮𝗻𝗴 𝗜𝗯𝘂 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗔𝗻𝗮𝗸𝗻𝘆𝗮

Sebagai lembaga pengawasan, Komisi III DPRD Kota Ambon berkomitmen untuk memastikan seluruh program yang telah disetujui dalam APBD 2025 dapat direalisasikan secara optimal dan transparan.

Koordinasi yang baik antara DPRD dan pemerintah daerah diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Ambon. (AM-18)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *