Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima masyarakat sesuai jumlah yang telah ditetapkan, sekaligus menjaga kualitas beras yang disalurkan.
“Untuk Provinsi Maluku, penerima manfaatnya sebanyak 265.900, dengan kuantum sekitar 7.977.000 kilogram. Intinya, kami akan melaksanakan pengawasan secara ketat dan bersinergi dengan teman-teman di wilayah, terutama TNI dan Polri, untuk memastikan bantuan ini tersalurkan dengan baik,” ujar Ahmad Rizal.
Selain memastikan ketepatan distribusi, BULOG juga memberikan perhatian terhadap mutu beras yang diterima masyarakat. Ahmad Rizal menegaskan, bantuan pangan harus diberikan dengan kualitas terbaik sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
“Untuk kualitas kami jamin diberikan yang terbaik. Karena ini merupakan perintah Bapak Presiden, bantuan pangan tetap harus menunjukkan kualitas terbaik dari BULOG. Ini juga berkaitan dengan kredibilitas pemerintah,” tegasnya.
Untuk itu percepatan penyaluran bantuan pangan di Maluku diharapkan dapat membantu menjaga daya beli masyarakat.
Terlebih bagi Maluku sebagai wilayah kepulauan, kelancaran distribusi menjadi faktor penting agar bantuan tidak hanya tersedia, tetapi juga dapat diterima masyarakat tepat waktu, tepat jumlah, tepat sasaran, dan dengan kualitas yang baik. (AM-18)










