Rositah menilai keberanian yang ditunjukkan Brigpol Anumerta Rishyant bersama Serda Rangga menjadi contoh nyata bahwa tugas kemanusiaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pengabdian aparat negara.
“Pengorbanan mereka menunjukkan bahwa tugas kemanusiaan sering kali menuntut keberanian yang luar biasa. Keduanya telah memberikan teladan tentang pengabdian tanpa pamrih, keberanian, dan ketulusan dalam menolong sesama manusia,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kabid Humas menegaskan bahwa pengorbanan Brigpol Anumerta Risyant akan selalu menjadi bagian dari sejarah pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Bangsa ini kehilangan putra terbaiknya, tetapi nilai-nilai yang diwariskan almarhum tidak akan pernah hilang. Semangat kemanusiaan, keberanian, dan kepedulian yang ditunjukkan Brigpol Anumerta Rishyant akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi anggota Polri maupun generasi muda Indonesia,” jelasnya.
Polda Maluku menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan serta penghormatan setinggi-tingginya kepada Brigpol Anumerta Risyhant Putera Pratama Tutupoho.
Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta tersebut menjadi simbol bahwa negara tidak pernah melupakan setiap pengabdian yang diberikan bagi kemanusiaan.










