Arikamedia.id, AMBON — Dugaan persoalan anggaran perjalanan dinas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku dengan nilai temuan sekitar Rp6,4 miliar mendapat sorotan dari Aktivis Muda Maluku Kota Ambon, Samil Rahareng.
Samil meminta dugaan persoalan tersebut diperiksa dan ditindaklanjuti secara transparan oleh lembaga berwenang.
Menurutnya, anggaran pendidikan harus memberikan manfaat nyata bagi siswa, guru, sekolah, serta peningkatan kualitas pendidikan di Maluku.
“Jangan sampai anggaran yang seharusnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan justru terserap pada kegiatan yang pertanggungjawabannya bermasalah,” tegas Samil.
Ia mendorong BPK, Inspektorat, dan aparat penegak hukum melakukan pemeriksaan secara objektif dan akuntabel.
Jika ditemukan kerugian negara maupun unsur pidana, kata dia, harus ditindak sesuai ketentuan hukum.
“Uang rakyat harus kembali untuk kepentingan rakyat. Anggaran pendidikan harus benar-benar kembali ke dunia pendidikan,” ujarnya. (**)















