Ketua DPD KNPI Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, angkat bicara terkait pemberitaan yang menyoroti anggaran perjalanan dinas Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulete senilai Rp726 juta.
Basyir menilai pemberitaan tersebut merupakan sentimen yang dikelola untuk menyerang nama baik Sekretaris Kota Ambon.
“Apa yang diberitakan itu bukan substansi, tapi upaya pembentukan opini. Ini sentimen yang dikelola untuk menyerang nama baik Bapak Sekda Robert Sapulete. Padahal semua itu sudah disampaikan dan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tegas Basyir, Rabu (26/8/26).
Lebih lanjut Basyir menyampaikan, perjalanan dinas merupakan bagian dari tugas pemerintahan untuk koordinasi, pengawalan kebijakan, dan kepentingan pelayanan publik.
Sepanjang dilakukan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan, maka tidak layak dijadikan alat untuk pencemaran nama baik pejabat publik.
“KNPI Kota Ambon mengajak semua pihak untuk mengkritisi secara sehat dan berbasis data. Jangan sampai kritik berubah menjadi fitnah dan menyerang kehormatan orang. Kita harus jaga marwah birokrasi dan pemerintahan Kota Ambon,” ujarnya.
Basyir juga meminta media dan masyarakat tidak terjebak pada narasi yang tujuannya memecah belah. Ia menegaskan KNPI akan terus mengawal agar pembangunan dan pemerintahan berjalan sesuai koridor hukum dan transparansi.










