BeritaNasionalOpiniUtama

Sejarah dan pergeseran nilai HUT RI di Istana Merdeka Dugaan jual beli tiket, segregasi kolonial, hingga sentimen elitis

18
×

Sejarah dan pergeseran nilai HUT RI di Istana Merdeka Dugaan jual beli tiket, segregasi kolonial, hingga sentimen elitis

Sebarkan artikel ini

Arikamedia.id – Ribuan orang merayakan HUT RI ke-81 di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/08). Acara kenegaraan itu akan dihadiri langsung presiden, wakil presiden, pejabat negara, perwakilan negara lain hingga masyarakat umum.

Lebih dari 336.000 orang memperebutkan (war ticket) sekitar 8.900 tiket Upacara HUT ke-81 RI di dalam Istana Merdeka pada Senin (17/08).

Jumlah pendaftar itu jauh lebih tinggi dibandingkan HUT RI ke-80 pada 2025, yaitu 142.000 orang yang berlomba mendapat 8.000 tiket.

“Ini membuktikan antusias masyarakat untuk dapat hadir mengikuti peringatan detik-detik proklamasi sangat tinggi,” kata Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Presiden Abdurrahman Wahid (kiri) bersama Wakil Presiden Megawati Sukarnoputri (kanan) memimpin HUT RI ke-55 di Istana Merdeka, Jakarta. (SUMBER FOTO: WEDA/AFP via Getty Images)

Baca Juga  HUT ke-81 RI, Warga Binaan Didorong Bangkit, Berkarya dan Hidup Mandiri

Namun, tiket HUT RI itu diduga diperjualbelikan oleh sekelompok akun di media sosial. Di Thread, Anda cukup mengetik tiket HUT RI di kolom pencarian. Hasilnya ada ratusan unggahan yang berisi tentang jasa calo tiket, pencarian hingga penjualan tiket HUT RI.

Harganya dibandrol dari Rp80.000 hingga Rp250.000. Pemerintah pun telah merespons dengan mengeluarkan imbauan ke masyarakat untuk hati-hati atas penipuan karena undangan tidak bisa dipindahtangankan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *