BeritaNasionalOpiniPemerintahanUtama

Betapa Susahnya Prabowo Minta Maaf, Kasihan Tukang Cuci Ucapannya

3
×

Betapa Susahnya Prabowo Minta Maaf, Kasihan Tukang Cuci Ucapannya

Sebarkan artikel ini

DI INDONESIA, ternyata ada pekerjaan yang lebih berat dari ngangkat semen 50 kilogram sambil naik tangga lantai tujuh. Lebih berat dari nyari Silpester di warkop. Lebih berat dari membela koruptor pakai logika. Pekerjaan itu adalah menjadi tukang cuci ucapan Presiden.

Semua bermula pada Kamis, 23 Juli 2026, saat Harlah ke-28 PKB di Jakarta Convention Center. Presiden Prabowo Subianto melontarkan istilah “Londo Ireng” yang disebutnya kini ada yang memakai baju wartawan, pengamat, hingga LSM.

Seketika dunia jurnalistik seperti tersambar petir ukuran gardu PLN.

Wartawan yang biasanya sibuk mengejar narasumber mendadak menjadi narasumber. Grup WA wartawan mendidih seperti kuah bakso setan.

Di Makassar, Selasa (28/7/2026), puluhan jurnalis dari AJI, PFI, LBH Pers, Walhi Sulsel, dan KPA Sulsel turun ke Fly Over membawa spanduk bertuliskan “Makassar Bersuara, Kami Muak Prabowo” dan “Jurnalis No Londo Ireng”.

Baca Juga  Disentil Kejagung Soal Program MBG Boros Rp10,5 Triliun Per Tahun, Kepala BGN Sudaryono Beri Penjelasan

Di Malang, sehari sebelumnya, Senin (27/7/2026), PWI Malang Raya, IJTI Korda Malang, PFI Malang, dan AJI Malang menggelar aksi “Kami Bukan Londo Ireng”.

Dilansir dari akun medsos Rosadi Jamani, yang bikin suasana makin epik, mereka membawa poster para pahlawan yang juga wartawan. Ada WR Supratman, Tirto Adhi Suryo, Adam Malik, Roehana Koeddoes, sampai HOS Cokroaminoto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *