MENJELANG peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Maluku mengedepankan pendekatan humanis melalui pelaksanaan Operasi Simpatik Salawaku 2026 yang difokuskan pada edukasi keselamatan berlalu lintas tanpa penindakan hukum di lapangan.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Apel Kesiapan Operasi Simpatik Salawaku 2026 yang digelar Direktorat Lalu Lintas Polda Maluku di Aula RTMC Polda Maluku, Senin (22/6/2026).
Apel dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Maluku, Kombes Pol Yudi Kristanto, S.I.K., dan diikuti personel Ditlantas, Ditintelkam, Bidpropam, serta Biddokkes yang terlibat dalam operasi.
Operasi Simpatik Salawaku 2026 akan berlangsung selama 10 hari, mulai 22 Juni hingga 1 Juli 2026, dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Direktur Lalu Lintas Polda Maluku Kombes Pol Yudi Kristanto menegaskan bahwa operasi kali ini tidak berorientasi pada penindakan, melainkan pada upaya membangun kesadaran dan kedekatan antara Polri dan masyarakat.
“Operasi Simpatik Salawaku 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis. Personel di lapangan akan memberikan imbauan serta sosialisasi keselamatan berlalu lintas melalui prinsip 3S, yakni senyum, sapa, dan salam. Fokus utama kami adalah meningkatkan kesadaran masyarakat, bukan melakukan penindakan,” kata Yudi.










