BeritaEkonomiNasionalParlementariaUtama

Ranny Fahd Arafiq Dorong Formula Pengupahan yang Adil dan Adaptif terhadap Kondisi Daerah

4
×

Ranny Fahd Arafiq Dorong Formula Pengupahan yang Adil dan Adaptif terhadap Kondisi Daerah

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq

Pembahasan mengenai formulasi baru sistem pengupuhan nasional mulai menjadi perhatian berbagai pihak seiring munculnya wacana penyesuaian upah minimum yang lebih mempertimbangkan kondisi ekonomi dan karakteristik masing-masing daerah.

Perubahan pola industri, pertumbuhan investasi, hingga perbedaan biaya hidup antarwilayah yang dinilai membuat pendekatan pengupasan perlu disusun lebih adaptif tanpa mengabaikan hak pekerja.

Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq, menilai pembahasan formula pengupahan harus diarahkan pada terciptanya keseimbangan antara perlindungan pekerja dan keinginan dunia usaha.

Menurutnya, setiap daerah memiliki kondisi ekonomi yang berbeda-beda, mulai dari tingkat pertumbuhan industri, biaya hidup masyarakat, hingga kemampuan sektor usaha dalam menyerap tenaga kerja.

“Karakter di setiap daerah tidak bisa disamakan sepenuhnya. Oleh karena itu, formulasi pengupahan juga perlu disusun secara lebih adaptif, namun tetap harus menjaga prinsip keadilan dan kepastian hidup bagi pekerja,” ujar Ranny di Kompleks Parlemen, Senayan, mengutip fraksigolkar.com.

Baca Juga  Ubaid Yakub Kunker ke Itjen Kementerian ESDM, Bahas Tata Kelola Pertambangan di Halmahera Timur

Belakangan, muncul pembahasan mengenai pendekatan pengupahan berbasis wilayah atau sektor tertentu yang mempertimbangkan produktivitas daerah, iklim investasi, serta kondisi industri padat karya. Wacana tersebut muncul sebagai bagian dari upaya menjaga daya saing industri nasional di tengah tekanan ekonomi global dan perubahan struktur pasar kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *