AMBON – Pengalaman pada tahun sebelumnya ketika banyak warga kesulitan mendapatkan kapal untuk mudik. Saat itu, pemerintah daerah bahkan berupaya membantu masyarakat melalui berbagai inisiatif, termasuk memfasilitasi transportasi gratis.
Sementara program mudik gratis yang tersedia tahun ini masih terbatas. Salah satunya adalah layanan kapal Santika yang hanya dijadwalkan satu kali pelayaran pada 13 Maret untuk beberapa wilayah di Pulau Seram.
Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Kelilauw, meminta Dinas Perhubungan mengantisipasi potensi penumpukan penumpang menjelang arus mudik Lebaran, khususnya di wilayah Pulau Seram yang memiliki komunitas muslim cukup besar.
“Kalau kita lihat dari penjelasan tadi memang terlihat normal. Tapi biasanya penumpukan penumpang itu terjadi tujuh hari sebelum Lebaran, terutama di daerah yang komunitas muslimnya cukup besar seperti di Seram Timur,” ujar Kelilauw dalam rapat gabungan Komisi II dan Komisi III DPRD Maluku bersama mitra kerja menjelang Idulfitri di ruang paripurna DPRD Maluku, Kamis (5/3/2026).
Dikatakan, meskipun kondisi transportasi saat ini terlihat normal, lonjakan penumpang biasanya terjadi sekitar tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri.










