Karena pada tahun yang sama kembali muncul pembahasan mengenai penyertaan modal, Gerakan Aktivis Muda Maluku Kota Ambon memandang perlu adanya evaluasi terhadap penyertaan modal sebelumnya.
Evaluasi tersebut setidaknya dapat menjawab sejumlah pertanyaan:
* Berapa nilai modal yang telah direalisasikan?
* Program apa saja yang dibiayai?
* Berapa capaian fisik dari program tersebut?
* Aset atau jaringan apa yang telah terbentuk?
* Berapa tambahan pelanggan yang dihasilkan?
* Apakah kapasitas dan kualitas pelayanan mengalami peningkatan?
* Bagaimana pengaruh investasi tersebut terhadap pendapatan perusahaan?
* Bagaimana perkembangan tingkat kehilangan air atau NRW?
* Bagaimana kondisi keuangan perusahaan setelah penyertaan modal tersebut?
“Kami tidak mengatakan bahwa modal sebelumnya tidak menghasilkan. Justru karena itu, kami meminta agar hasilnya dapat ditunjukkan melalui data dan indikator yang terukur,” katanya.
46 Tahun Operasional, Apa yang Perlu Dievaluasi?
Menurut Samil, usia operasional Perumda yang telah mencapai sekitar 46 tahun seharusnya menjadi dasar untuk melihat perkembangan perusahaan secara lebih komprehensif.
Evaluasi bukan berarti mempertanyakan keberadaan penyertaan modal secara negatif, melainkan memastikan bahwa setiap kebijakan modal mempunyai dasar kebutuhan dan target yang jelas.















