Pertanyaan yang perlu dibahas antara lain:
Seberapa besar kemampuan Perumda membiayai pengembangan dari pendapatan internal?
Berapa kebutuhan investasi yang sebenarnya diperlukan?
Berapa bagian yang dapat ditanggung perusahaan sendiri dan berapa bagian yang membutuhkan dukungan APBD?
Apa hasil investasi yang telah dilakukan sebelumnya?
Dan apa indikator keberhasilan yang akan digunakan untuk mengukur tambahan modal berikutnya?
Menurut Gerakan Aktivis Muda Maluku Kota Ambon, pertanyaan tersebut penting karena penyertaan modal menggunakan sumber daya APBD yang pada akhirnya bersumber dari masyarakat. (*)















