BeritaDaerahPemerintahanSeni & BudayaUtama
7
×

Sebarkan artikel ini

“Karena itu kami akan terus menggalakkan gerakan pelestarian kebaya sebagai warisan budaya kita,” tegasnya.

Namun, ia memastikan Parade Kebaya Ambon akan menjadi agenda rutin PIM Maluku dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Panitia Parade Kebaya Ambon, Dr. Alwiyah Fadlun Alyadrus, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata komitmen PIM Maluku dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa sekaligus memperkenalkan kekhasan budaya Ambon kepada masyarakat luas.

“Parade Kebaya Ambon merupakan wujud komitmen Perempuan Indonesia Maju dalam melestarikan kebaya sebagai warisan budaya bangsa. Setelah parade, peserta juga mengikuti hiburan rakyat, badendang, pembagian doorprize, serta pemberian penghargaan kepada perempuan hebat di Provinsi Maluku,” kata Alwiyah.

Baca Juga  DLHP Ambon Dorong Perluasan Program PLN Peduli untuk Atasi Persoalan Sampah

Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, Gekrafs Maluku, PT PLN, serta berbagai sponsor yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Di kesempatan yang sama, Bunda PAUD Kota Ambon sekaligus Ketua DPC PIM Kota Ambon, Lisa Wattimena, menegaskan bahwa Parade Kebaya Ambon bukan sekadar menampilkan pakaian tradisional, tetapi menjadi sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *