Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahKesehatanNasionalUtama

Yayasan IPAS Indonesia Tekankan Fakta Penyintas Alami Kesulitas Akses Layanan Kesehatan Layak

1305
×

Yayasan IPAS Indonesia Tekankan Fakta Penyintas Alami Kesulitas Akses Layanan Kesehatan Layak

Sebarkan artikel ini
Link Banner

Beberapa permasalahan yang sering muncul dalam aspek untuk pemulihan kesehatan terkait dengan masih banyaknya layanan yang belum ramah korban, tidak adanya dukungan sosial bagi korban untuk mengakses layanan, tidak tau keberadaan layanan, serta keterbatasan pendanaan.

Dalam konteks Maluku, situasi geografis kepulauan juga memberikan tantangan tersendiri dalam proses rujukan untuk korban, maupun akses layanan kesehatan, dan pendampingan hukum. Masalah pembiayaan seringkali menjadi halangan bagi korban mendapatkan akses layanan kesehatan.

Link Banner

Peraturan dalam BPJS mengecualikan permasalahan kesehatan akibat tindak pidana, termasuk kekerasan seksual dalam pembiayaannya. Pembiayaan bagi korban kekerasan seksual berbeda-beda di tiap daerah, ada yang dijamin dalam APBD, dan tidak jarang yang dibantu penanganannya oleh Lembaga penyedia layanan berbasis masyarakat.

Baca Juga  Bazar Murah TNI Ringankan Beban Belanja Warga Ambon

Karena terbatasnya pendanaan, sangat mungkin korban tertunda mendapatkan layanan, seperti layanan untuk pemulihan Kesehatan mental yang dapat menghambat proses pemulihan trauma. Selain pembiayaan, kekurangan tenaga kesehatan di fasilitas yang seharusnya mampu memberikan layanan kepada korban menjadi hambatan lainnya yang menghalangi korban mendapatkan penanganan yang cepat.

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *