BeritaDaerahPemerintahanUtama

Wali Kota Ambon: “JMP Dibangun untuk Menghubungkan Harapan, Bukan Menjadi Simbol Keputusasaan”

9
×

Wali Kota Ambon: “JMP Dibangun untuk Menghubungkan Harapan, Bukan Menjadi Simbol Keputusasaan”

Sebarkan artikel ini

“Pengawasan bisa dilakukan, tetapi kepedulian dan kasih sayang antarsesama jauh lebih penting. Kadang seseorang hanya membutuhkan didengar dan ditemani agar tidak merasa sendiri,” ungkapnya.

Sebagai langkah nyata, Pemerintah Kota Ambon telah berkoordinasi dengan Balai Jalan Wilayah Maluku untuk memperkuat pemasangan spanduk imbauan di kawasan JMP, sekaligus terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental dan membangun kepedulian sosial.

Slogan “JMP Dibangun untuk Menghubungkan, Bukan untuk Menyerah” pun kini menjadi pesan moral yang menyentuh banyak kalangan.

Bukan sekadar kalimat imbauan, tetapi pengingat bahwa hidup tetap berharga, seberat apa pun persoalan yang dihadapi.

Pemerintah Kota Ambon berharap masyarakat semakin menumbuhkan rasa empati, tidak mudah menghakimi, serta lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitar yang mungkin sedang membutuhkan dukungan.

Baca Juga  Ketum PIM Lana Koentjoro: Perempuan Harus Jadi Pilar Kekuatan Indonesia Maju

Dengan semangat “Beta Par Ambon, Ambon Par Samua”, Kota Ambon diharapkan terus menjadi rumah yang menghadirkan harapan, kepedulian, dan kekuatan bagi setiap warganya. (AM-18)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *