Arikamedia.id,AMBON-Di tengah keprihatinan atas peristiwa percobaan bunuh diri yang terjadi di kawasan Jembatan Merah Putih, Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan pesan kepada masyarakat agar tidak membiarkan jembatan kebanggaan Maluku itu berubah makna menjadi simbol keputusasaan.
Menurut Bodewin, JMP dibangun sebagai simbol konektivitas, persatuan, dan harapan bagi masyarakat Maluku.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk menjaga nilai dan makna keberadaan jembatan tersebut sebagai penghubung kehidupan, bukan tempat lahirnya keputusasaan.
“Jangan sampai karena satu orang melakukan, yang lain ikut. Kita semua punya tanggung jawab untuk saling menjaga dan saling menguatkan,” ujar Bodewin.
Ia menegaskan bahwa persoalan hidup, tekanan sosial, maupun pergumulan batin tidak boleh dihadapi sendirian.
Di balik setiap kesulitan, selalu ada jalan keluar, ruang untuk bercerita, dan orang-orang yang siap membantu.
Wattimena juga mengingatkan bahwa pengawasan selama 24 jam di kawasan JMP bukanlah solusi utama.
Menurutnya, kekuatan terbesar justru lahir dari kepedulian keluarga, perhatian lingkungan sekitar, serta kehadiran masyarakat yang mampu menjadi tempat berbagi bagi mereka yang sedang mengalami tekanan hidup.










