Arikamedia.id – Maluku saat ini memiliki tiga Proyek Strategis Nasional (PSN), yakni pembangunan Lapangan Abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, serta pembangunan Ambon New Port atau Maluku Integrated Port di Pulau Ambon.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa mengatakan, khusus Bendungan Way Apu, proyek tersebut menjadi sangat penting dalam mendukung program swasembada pangan nasional.
“Diperkirakan pada tahun 2027 bendungan itu sudah dapat berfungsi dan mengairi sekitar 10 ribu hektare lahan persawahan. Ini tentu menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional,” ujarnya dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) guna membahas kebutuhan infrastruktur sumber daya air, pengendalian abrasi, hingga penyediaan air bersih di wilayah kepulauan Maluku.
Menurut Lewerissa Kabupaten Buru merupakan salah satu sentra pangan utama di Maluku, bersama Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, dan Seram Bagian Timur.
“Wilayah kami lebih dari 92 persen adalah lautan. Karena itu dampak perubahan iklim sangat kami rasakan, terutama bagi masyarakat pesisir yang menghadapi ancaman abrasi,” katanya di Ruang rapat Ditjen Sumber Daya Air, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (11/5/2026).










