Arikamedia.id, AMBON – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat transformasi pelayanan publik melalui digitalisasi bantuan sosial (bansos).
Kota Ambon kini dipercaya menjadi salah satu daerah percontohan atau pilot project program digitalisasi bansos tingkat nasional.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Bantuan Sosial, di Ruang Rapat Vlisingen Pemkot Ambon, Selasa, (12/05/26).
Dalam sambutannya, Wattimena mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kemenpan RB, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Ambon untuk menjadi bagian dari program transformasi pelayanan sosial berbasis digital.
“Kita patut bersyukur karena di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan, Kota Ambon masih diberikan perhatian untuk menjadi daerah percontohan digitalisasi bantuan sosial bersama beberapa kota lainnya,” ujar Wattimena.
Menurutnya, program bansos selama ini masih sering menuai keluhan masyarakat akibat persoalan pendataan dan ketidaktepatan sasaran penerima bantuan.
Ia mengaku hampir di setiap kesempatan selalu menerima aduan warga terkait bansos.
“Ada masyarakat yang mengeluh karena belum pernah menerima bantuan, sementara tetangganya terus menerima. Bahkan ada yang kondisi ekonominya sudah baik tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan sosial,” katanya.










