Merespons insiden fatal ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengambil langkah cepat dan tegas. Distribusi makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pendidikan Gizi (SPPG) yang berlokasi di kawasan KUD Desa Bawang resmi dihentikan sementara. Dapur umum tersebut diketahui beroperasi melayani sekitar 2.700 penerima manfaat setiap harinya.
Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang telah turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh. Sampel sisa makanan dari menu hari itu telah diamankan dan dikirim untuk uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti pemicu keracunan massal.
Pemerintah setempat juga memberikan peringatan keras atas insiden ini. Jika nantinya dari hasil investigasi dan uji laboratorium terbukti ada kelalaian berat dalam proses penyediaan makanan, pihak pengelola dapur SPPG tersebut terancam sanksi penutupan secara permanen. **














