“Kita punya wakil di DPR RI dan DPD RI. Maka mari kawal mereka agar suara rakyat Maluku benar benar terdengar di pusat. Lawan rasisme, perjuangkan keadilan, tetapi jangan biarkan gejolak menjadi alasan untuk memecah persaudaraan,” tegasnya.
Samil kembali mengingatkan masyarakat Maluku untuk menjaga ketenangan dan tidak menyebarkan informasi provokatif yang belum jelas kebenarannya.
“Merah Putih adalah simbol negara. Maluku tetap bagian dari Indonesia. Mari kita jaga persatuan, kawal kepentingan Maluku, dan perjuangkan keadilan tanpa harus terprovokasi,” tutup Samil Rahareng. (***)










