Kenyamanan tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman wisatawan yang datang ke Ambon, termasuk ketika mereka ingin menikmati beragam kuliner khas daerah.
Wattimena menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Ambon saat ini mencapai 6,09 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku maupun nasional.
Capaian tersebut diharapkan dapat dipertahankan melalui penguatan berbagai sektor produktif, termasuk usaha mikro, kecil dan menengah serta industri kuliner.
“Harapan kita, dengan semakin bertumbuh dan berkembangnya kafe dan restoran di Kota Ambon, usaha-usaha ini bisa terus menopang perekonomian kota,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada pemilik Sarang Kawalinya, Mujio, bersama keluarga dan seluruh pihak yang turut mendukung berdirinya usaha tersebut.
Lokasinya yang berada di jalur strategis menuju dan dari Bandara Pattimura dinilai menjadi salah satu keunggulan yang dapat dimanfaatkan untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Wattimena berharap Sarang Kawalinya dapat berkembang menjadi salah satu pilihan wisata kuliner di Kota Ambon sekaligus memperkenalkan olahan kawalinya sebagai bagian dari kekayaan kuliner Maluku.
“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati Sarang Kawalinya dalam upaya untuk terus berkembang ke depan,” pungkasnya. (AM-18)










