“Kami yakin ke depan tenis meja di 11 kabupaten dan kota bisa berprestasi. Pengurus yang ada sekarang memiliki pengalaman sebagai pemain, sehingga memiliki semangat yang sama untuk membangun olahraga ini,” katanya.
Untuk mewujudkan target tersebut, PTMSI Maluku akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Maluku maupun pemerintah kabupaten dan kota agar dapat menyediakan fasilitas latihan yang memadai serta program pelatihan bagi atlet dan pelatih.
Melalui dukungan tersebut, PTMSI Maluku berharap lahir sistem pembinaan berjenjang yang mampu menjaring bibit-bibit potensial dari seluruh daerah. Atlet-atlet terbaik kemudian dipersiapkan di Kota Ambon untuk dibina lebih intensif sebelum bersaing di level nasional.
“Kami ingin pembinaan berjalan dari daerah. Atlet-atlet terbaik dari kabupaten dan kota nantinya dibina lebih lanjut di Ambon sehingga mampu berbicara dan berprestasi di tingkat nasional. Itulah target besar PTMSI Maluku pada periode kepengurusan kedua ini,” pungkasnya. (AM-18)










