“Di tengah tantangan geografis wilayah kepulauan, semangat kolaborasi, dedikasi, dan kerja keras seluruh pihak menjadi bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan inklusif tetap dapat dihadirkan hingga menjangkau daerah terpencil dan terluar di Maluku,” lanjutnya.
Kata Sadali, Pekan Imunisasi Dunia Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk meningkatkan kembali kesadaran masyarakat terkait pentingnya imunisasi sebagai perlindungan optimal bagi seluruh kelompok usia dari berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Pemprov Maluku juga komitmennya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional sambung Sadali, khususnya penguatan layanan primer dengan imunisasi sebagai salah satu intervensi esensial sepanjang siklus kehidupan.
Lebih lanjut disebutkan, Maluku yang terdiri dari 1.422 pulau memiliki tantangan tersendiri dalam memastikan akses layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Karena itu, pelaksanaan program imunisasi membutuhkan kerja keras, inovasi, ketangguhan, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat,” tukasnya.
Gubernur juga memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan, kader, serta seluruh mitra yang terus bekerja menjangkau masyarakat hingga ke wilayah sulit dijangkau.










