BerandaBeritaMiliter dilibatkan dalam proyek Food Estate di Merauke, masyarakat adat ‘ketakutan’ – ‘Kehadiran tentara begitu besar seperti zona perang’
Militer dilibatkan dalam proyek Food Estate di Merauke, masyarakat adat ‘ketakutan’ – ‘Kehadiran tentara begitu besar seperti zona perang’
Sebarkan artikel ini
“Kami cuma mau sampaikan, [kehadiran] perusahaan [di Merauke] kami tolak. Karena dia masuk tanpa izin [dengan] kami tuan-tuan dusun," kata Yasinta Moiwend (kanan), warga Merauke dari Suku Marind Kondo Digul.(nurika manan).
Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan rekomendasi resmi yang nantinya dapat dibawa ke Kementerian Kebudayaan sebagai bagian dari usulan pelestarian kebaya khas Maluku. Dalam pengembangannya,…
Honesti Basyir membawa pengalaman lebih dari dua dekade di industri telekomunikasi serta berbagai sektor strategis. Penunjukan ini diyakini akan mempercepat transformasi Indosat, khususnya…
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk Kota Ambon tercatat sebanyak 363.212 jiwa. Dari total 265.472…
“Kami sekarang memiliki yayasan dan Lembaga Bantuan Hukum Perempuan Indonesia Maju. Ini menjadi payung perlindungan bagi perempuan dan anak di berbagai daerah,”…
Wattimena menilai persoalan utama terletak pada mekanisme pendataan hingga proses penetapan penerima bantuan yang masih rawan subjektivitas di tingkat lapangan, mulai dari…