Ia menjelaskan, kondisi ekonomi keluarga terkadang menjadi salah satu hambatan bagi anak untuk melanjutkan pendidikan. Namun, ketika kebutuhan pendidikan tidak dapat dipenuhi akibat keterbatasan biaya, potensi tersebut berisiko tidak berkembang secara maksimal.
Oleh sebab itu, kebiasaan menyisihkan uang sejak dini dinilai penting sebagai bagian dari perencanaan masa depan.
“Kalau anak-anak sejak usia sekarang sudah terbiasa menabung, uang mereka aman dan pada waktunya dapat digunakan untuk kepentingan masa depan,” ujarnya.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pemerintah Kota Ambon bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dan sektor perbankan terus memperluas edukasi keuangan kepada masyarakat.
Lingkungan sekolah menjadi salah satu sasaran penting karena pemahaman tentang mengelola uang, menabung, serta membedakan kebutuhan dan keinginan perlu dikenalkan sejak anak berada di bangku pendidikan.
Dengan pembiasaan sejak dini, para pelajar diharapkan mampu menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari hingga masa mendatang. (AM-18).










