Arikamedia.id, AMBON – Angka konflik sosial di Provinsi Maluku menunjukkan tren penurunan yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Di tengah capaian tersebut, Kapolda Maluku Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si mengajak insan pers untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat serta melawan penyebaran disinformasi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Hal itu disampaikan Kapolda Maluku saat memimpin kegiatan Duduk Bacarita Bersama Insan Pers yang digelar di Ruang Sagu, Gedung Plaza Presisi Polda Maluku, Rabu (3/6/2026), menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Dalam forum yang dihadiri Wakapolda Maluku, Ketua PWI Provinsi Maluku, para pejabat utama Polda Maluku, pimpinan redaksi, dan jurnalis dari berbagai media di Maluku tersebut, Kapolda memaparkan perkembangan situasi keamanan yang menunjukkan hasil positif berkat kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Berdasarkan data Polda Maluku, jumlah konflik sosial tercatat mengalami penurunan dari 126 kejadian pada tahun 2024 menjadi 96 kejadian pada tahun 2025. Sementara hingga pertengahan tahun 2026, terhitung sejak Januari hingga Juni, jumlah konflik sosial yang tercatat hanya sebanyak enam kejadian.










