Dalam proses penanganan, lima petugas pemadam kebakaran mengalami cedera. Salah seorang petugas sempat dilarikan ke RS GPM setelah kepalanya terkena balok kayu yang runtuh. Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi petugas tersebut membaik dan diperbolehkan kembali ke rumah.
Dua petugas lainnya mengalami memar dan pembengkakan pada bagian punggung serta tangan akibat terkena reruntuhan tembok. Keduanya kemudian mendapatkan penanganan medis dan dinyatakan dapat kembali beraktivitas.
Sementara itu, seorang petugas mengalami luka akibat terkena paku dan mendapat tiga jahitan di Puskesmas Rijali. Petugas lainnya juga mengalami luka akibat terkena paku dan dilarikan ke RS Bakti Rahayu untuk mendapatkan perawatan.
Selain petugas, tiga warga turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Dua warga, Fuat Waliulu dan Sarianto, mengalami sengatan listrik dan dilarikan ke RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis.
Seorang warga lainnya mengalami luka pada bagian kepala setelah terkena puing atap rumah yang runtuh. Korban kemudian mendapatkan pertolongan dari petugas pemadam kebakaran di lokasi.
Puluhan Personel Dikerahkan
Untuk mempercepat proses pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Ambon mengerahkan sejumlah armada dan personel ke lokasi. Sebanyak lima unit mobil pemadam dari Pos Mako, satu unit dari Pos Passo, dua unit BNPB, serta satu unit kendaraan DLHP untuk mendukung suplai air dikerahkan dalam penanganan kebakaran.










