BeritaDaerahNasionalSeni & BudayaUtama

Ketum Lana Koentjoro Ajak PIM Maluku Dorong Kebaya Khas Daerah Jadi Akulturasi Budaya Nasional

12
×

Ketum Lana Koentjoro Ajak PIM Maluku Dorong Kebaya Khas Daerah Jadi Akulturasi Budaya Nasional

Sebarkan artikel ini

Menurutnya, kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi juga simbol jati diri perempuan Indonesia yang sarat makna budaya dan nilai kehidupan. 

Kebaya merepresentasikan keanggunan, kesederhanaan, serta kekuatan perempuan dalam menjalankan peran sosial maupun budaya di tengah masyarakat.

Ia menjelaskan, setiap elemen pada kebaya memiliki filosofi mendalam. Lilitan kain yang dikenakan dengan rapi maupun model kebaya yang melekat pada tubuh menggambarkan kelembutan sikap, kesabaran, kesantunan dalam bertutur kata, hingga kemampuan perempuan dalam menyesuaikan diri terhadap lingkungan sosialnya.

Karena itu, dirinya berharap pengurus PIM Maluku dan Kota Ambon dapat terus aktif melestarikan kebaya sebagai warisan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya di tengah perkembangan zaman dan pengaruh budaya modern.

Baca Juga  Persyaratan Verifikasi DP Dianggap Menghambat Administrasi Kemerdekaan Pers 

Menindaklanjuti hal tersebut, sejumlah pengurus PIM Maluku menyatakan kesiapan untuk mendorong berbagai program pelestarian budaya, termasuk menggelar workshop kebaya khas Maluku serta membangun kerja sama dengan instansi terkait, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain workshop, PIM Maluku juga berencana mengadakan diskusi budaya, seminar, hingga forum group discussion (FGD) yang melibatkan budayawan, akademisi, desainer lokal, dan pegiat budaya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *