Meta menempatkan pembinaan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas di Rutan Ambon. Baginya, pemasyarakatan bukan sekadar memastikan warga binaan menjalani aturan, tetapi juga membantu mereka membangun kesadaran dan memperbaiki perilaku.
Meta menempatkan pembinaan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan tugas di Rutan Ambon. Baginya, pemasyarakatan bukan sekadar memastikan warga binaan menaati aturan, tetapi juga membantu mereka membangun kesadaran dan memperbaiki perilaku.
“Kita tetap kedepankan pendekatan persuasif. Namanya warga binaan adalah saudara kita, sehingga harus kita rangkul. Indonesia ini beragam, baik ras maupun agama. Karena itu, toleransi harus tetap kita utamakan,” tuturnya.
Ia meyakini proses perubahan membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan aturan. Perhatian, komunikasi dan kepedulian terhadap kondisi warga binaan juga diperlukan agar nilai-nilai pembinaan dapat diterima dan tumbuh dalam diri mereka.
“Dalam pembinaan, mungkin dengan menyentuh hati mereka, warga binaan bisa berubah. Itu yang kita harapkan,” ujarnya.
Meta juga menaruh perhatian pada hubungan Rutan Ambon dengan insan pers. Menurutnya, media memiliki peran dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai berbagai program, kegiatan serta proses pembinaan yang berlangsung di Rutan.










