BeritaDaerahTNI dan POLRIUtama

Kapolda Maluku Hadiri Daurah Da’i ke-13, Soroti Ancaman Disinformasi dan Pentingnya Dakwah Digital

19
×

Kapolda Maluku Hadiri Daurah Da’i ke-13, Soroti Ancaman Disinformasi dan Pentingnya Dakwah Digital

Sebarkan artikel ini

Kapolda juga menekankan bahwa tugas kepolisian dan dakwah memiliki kesamaan nilai, yakni mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Karena itu, sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama dinilai sangat penting dalam menjaga harmoni sosial di Maluku.

“Menjadi baik itu penting, tetapi mengajak orang lain kepada kebaikan adalah perjuangan. Baik polisi maupun da’i memiliki misi yang sama, yaitu menghadirkan kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kapolda turut mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memicu konflik sosial.

Menurutnya, pengalaman konflik sosial yang pernah terjadi di Maluku harus menjadi pelajaran berharga agar seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat toleransi, moderasi, dan persaudaraan.

Baca Juga  Agen Digitalisasi Bansos Jadi Ujung Tombak Keberhasilan Program di Kota Ambon 

“Keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Tanpa keamanan, seluruh potensi daerah tidak akan berkembang secara optimal,” tegasnya.

Kapolda juga mengajak para da’i untuk mengedepankan dakwah yang menyejukkan dan membawa nilai Islam sebagai rahmatan lil ‘alamin, yakni Islam yang damai, moderat, serta menghargai keberagaman.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Intelkam Polda Maluku, Kasatgaswil Densus 88 Wilayah Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, pimpinan Pondok Pesantren Al-Anshor, pimpinan wilayah Parmusi Maluku, Camat Salahutu, Kapolsek Salahutu, Raja Negeri Liang, serta sekitar 40 peserta da’i dari 11 kabupaten/kota di Maluku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *