Nilai pela gandong, Siwalima dan semangat hidup orang basudara dinilai harus terus dirawat sebagai kekuatan sosial dalam membangun daerah.
Perbedaan pilihan dan pandangan tidak boleh menghilangkan persaudaraan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi energi untuk memperkuat kerja bersama.
“Perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Perbedaan harus menjadi kekuatan,” pesan Gubernur.
Persatuan dinilai akan menjadi modal penting bagi Maluku dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Dengan kebersamaan, pemerintah dan masyarakat dapat mengoptimalkan potensi daerah untuk menghasilkan kemajuan yang lebih besar.
Maluku juga diarahkan untuk terus bertransformasi menjadi provinsi kepulauan yang produktif, berdaya saing dan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Pengembangan sektor kelautan dan perikanan, pertanian, pariwisata, industri pengolahan, UMKM serta ekonomi kreatif menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian daerah.
Kekayaan alam yang dimiliki Maluku diharapkan tidak berhenti sebagai potensi, tetapi mampu diolah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (AM-18).










