Ia berharap Raja Negeri Siri-Sori Islam yang baru dapat menjadi figur pemersatu yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun golongan.
“Pemimpin adat memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keharmonisan masyarakat. Saya berharap Raja yang baru dilantik dapat menjadi teladan, menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh masyarakat, dan terus mengedepankan nilai persaudaraan dalam membangun negeri,” tambah Kapolda.
Rangkaian pelantikan berlangsung penuh nuansa adat dan budaya Maluku, diawali dengan prosesi penyambutan adat Forkopimda, dilanjutkan pelantikan resmi Kepala Pemerintah Negeri Siri-Sori Islam serta prosesi adat sebagai bentuk legitimasi budaya dan penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Kehadiran unsur Forkopimda Maluku dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi simbol kuat dukungan negara terhadap eksistensi pemerintahan adat sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan memperkuat persatuan masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan. Situasi kondusif selama kegiatan juga mencerminkan kuatnya sinergi antara masyarakat, tokoh adat, pemerintah daerah, serta aparat TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Maluku.










