“Saya tidak sedang bersarkastis, saya memiliki konstruksi ganteng yang lebih luas dari sekadar ukuran warna kulit dan tipe wajah. Versi ganteng saya tidak dikendalikan oleh konstruksi satu kultur atau ras tertentu,” tambah dia.Sarmuji juga menyinggung frasa “my little bolu ketan” yang ada dalam lagu viral tersebut.
Ia mengaitkannya dengan makanan favoritnya yang biasa dibeli di pasar dekat rumahnya. “Waktu mendengar kata my little Bolu Ketan yang saya bayangkan adalah kue bolu yang sering saya beli di pasar kaget kelurahan Manggarai Selatan dekat rumah saya. Kue yang sangat saya suka ini terbuat dari ketan hitam dengan gula merah yang dimasak dengan cetakan daun pandan. Baunya harum pandan bercampur gula merah. Rasanya luar biasa mewah meski harganya tipe kaki lima,” kata Sarmuji.
“Sama seperti Pak Bahlil yang kinerjanya luar biasa meskipun tampilannya seperti rakyat kebanyakan. Jadi kalau netizen bilang my little bolu ketan, saya bayangkan yang menyanyikan dengan nada suka bahkan sayang seperti saya suka my little bolu ketan. Rasanya manis, baunya harum campuran gula merah dan pandan,” tutup dia. (**)










