Dinas Sosial Kota Ambon juga telah berkoordinasi dengan pihak Sentra Wasana Bahagia terkait pengusulan calon penerima.
Warga yang membutuhkan bantuan dapat mendaftarkan diri melalui Dinas Sosial untuk selanjutnya didata dan diusulkan mengikuti tahapan asesmen.
“Kemarin kami sudah tanyakan kepada kepala sentranya. Disampaikan bahwa didaftarkan saja, nanti akan diusahakan. Kalau lebih dari lima orang, sekitar enam sampai tujuh orang, tim sudah bisa datang untuk melakukan asesmen,” ungkapnya.
Mekanisme tersebut diharapkan dapat memastikan setiap penerima memperoleh kaki palsu yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisinya.
Hasil asesmen nantinya menjadi dasar bagi tim dalam menentukan kelayakan calon penerima sekaligus kebutuhan alat bantu yang diberikan.
Pelupessy mengajak warga yang memerlukan kaki palsu untuk segera mendaftarkan diri melalui Dinas Sosial Kota Ambon. Proses pendataan menjadi langkah penting agar calon penerima dapat diusulkan dan mengikuti tahapan asesmen dari Kementerian Sosial.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas penerima sekaligus mendukung kemandirian dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Warga Kota Ambon yang membutuhkan kaki palsu dapat mendaftarkan diri melalui Dinas Sosial Kota Ambon untuk selanjutnya mengikuti proses pendataan dan asesmen oleh tim Kemensos. (AM-18)










