Kolaborasi diperlukan agar pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri dan kepentingan rakyat tetap menjadi tujuan utama.
Pemerintah juga diminta terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, bersih dan transparan. Setiap kebijakan serta penggunaan APBD harus diarahkan untuk menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat.
“Setiap program harus jelas hasilnya, dan setiap kebijakan harus bermuara pada satu pertanyaan: apakah rakyat menjadi lebih sejahtera?” demikian pesan Gubernur.
Maluku masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kemiskinan, pengangguran, ketimpangan antarwilayah, keterbatasan konektivitas hingga kapasitas fiskal daerah.
Namun, berbagai tantangan tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk kehilangan optimisme. Kekuatan persaudaraan dan ketangguhan masyarakat Maluku diyakini menjadi modal besar untuk menghadapi setiap persoalan.
Pada usia ke-81 tahun, Maluku diharapkan semakin mampu mengubah potensi menjadi kekuatan ekonomi, memperkuat kualitas sumber daya manusia dan memastikan hasil pembangunan dirasakan secara lebih merata.
Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku menjadi ajakan untuk menyatukan tekad dan langkah seluruh elemen daerah. (AM-18)










