BeritaDaerahSeni & BudayaUtama

Dari Lomba Pidato PDIP Maluku Momentum Milad Bung Karno

19
×

Dari Lomba Pidato PDIP Maluku Momentum Milad Bung Karno

Sebarkan artikel ini

Sila 3, proyek ini harus menyatukan, lewat hilirisasi di Maluku dan lapangan kerja untuk anak Maluku.  

Sila 4, dibutuhkan ruang dialog setara antara pemerintah, akademisi, adat, gereja, masjid, dan anak muda.  

Sila 5, keadilan sosial harus nyata dalam bentuk RS, sekolah vokasi maritim, beasiswa, jalan, listrik, dan kedaulatan pangan.

“Jangan jadikan Masela sebagai pagar yang memisahkan. Jadikan ia pintu. Pintu menuju Indonesia yang adil, dan Maluku yang berdikari atas lautnya sendiri,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Basyir menutup pidatonya dengan menyerukan agar anak muda Maluku tidak apatis. Spirit Bung Karno harus diterjemahkan dalam kerja-kerja kritis, berbasis data, dan semangat gotong royong.

Baca Juga  IMM Kota Ambon Apresiasi Kinerja Polri: Hadir dan Dirasakan hingga ke Tengah Masyarakat

“Dirgahayu Bung Karno. Hidup Pancasila. Hidup Anak Muda Maluku. Hidup Indonesia Raya,” tutupnya.

Kegiatan lomba pidato ini menjadi ruang bagi anak muda Maluku untuk menyuarakan gagasan kebangsaan dan isu lokal strategis dalam bingkai nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan Sang Proklamator. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *