BeritaPendidikanUtama

Persoalan Fundamental Maluku Ke Depan Tergantung Political Will dan Kehendak Jakarta

695
×

Persoalan Fundamental Maluku Ke Depan Tergantung Political Will dan Kehendak Jakarta

Sebarkan artikel ini

AMBON, arikamedia.id – Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan  FISIP Unpatti Dr. Paulus Koritelu, S.Sos.,M.Si mengatakan, ada dua persoalan yang paling fundamental terhadap kepemimpinan Maluku ke depan, pertama sebagai political will apa sebenarnya kehendak Jakarta terhadap Maluku ke depan. 

“Saya kira kepemimpinan di Maluku itu kalau tanya sumber daya orang Maluku itu baik, walau kadang kualitas kita terbentur obsesi perkembangannya oleh karena fakta-fakta internalitas kultur kita misalnya dengan budaya “katang” (kepiting). Misalnya satu mau nae satu cigi (satu mau naik satu turunkan)  itu yang buat kita nggak maju,” kata Koritelu usai Kegiatan  forum Business Matching dan Penguatan Ekosistem Kemitraan 2024, Selasa (17/07/2024) di Kampus Politeknik Negeri Ambon. 

Diungkapkan, memang betul otonomi kita ada tapi otonomi yang setengah-setengah hati faktanya kita misalnya 92,8% wilayah kita lautan tetapi kenapa sektor perikanan tidak diberikan kemungkinan bagi kita untuk mengelola. 

Baca Juga  Rapat Perdana Digelar, Panitia POPMAL V Bahas Langkah Awal Satukan Koordinasi Bangun Solidaritas Antar Anggota 

Menurutnya, otonomi daerah yang setengah-setengah, karena itu leadershipnya bukan soal ada pada lokal namun ada pada Jakarta konstruksi kebijakan yang tidak berpihak sebenarnya belum lagi pada fakta yang lain wilayah daratan kita cuma 2,2% misalnya 2,8% padahal tadi undang-undang nomor 23 tahun 2024 tentang perimbangan keuangan pusat dan daerah dua syarat utama luas daratan dan luas penduduk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Oleh : 𝓐𝓷𝓸𝓼 𝓨𝓮𝓻𝓮𝓶𝓲𝓪𝓼, 𝓐𝓷𝓰𝓰𝓸𝓽𝓪 𝓓𝓹𝓻𝓭 𝓟𝓻𝓸𝓿𝓲𝓷𝓼𝓲 𝓜𝓪𝓵𝓾𝓴𝓾 Basudara samua yang beta kasihi, belakangan ini beta menerima berbagai pertanyaan dan harapan dari…