Arikamedia.id, AMBON – Wakil Gubernur (Wagub) Maluku, H. Abdullah Vanath, menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan anggaran dan penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program kependudukan, pembangunan keluarga, serta percepatan pencegahan dan penurunan stunting di Provinsi Maluku.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Reviu Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Selasa (27/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung secara daring dan luring di Ruang Rapat Lantai 6 Kantor Gubernur Maluku itu mengusung tema “Penguatan Sinergi Kolaborasi Lintas Sektor dalam Optimalisasi Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga serta Pencegahan dan Penurunan Stunting di Provinsi Maluku”.
Dalam arahannya, Vanath menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran, khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, agar digunakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia mengungkapkan, masih terdapat anggaran yang belum terserap secara maksimal serta pemanfaatan yang belum sepenuhnya sesuai dengan peruntukannya. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar pelaksanaan program berjalan optimal dan mampu mencapai target yang telah ditetapkan.










