BeritaEkonomiInternasionalNasionalUtama

AS sebut ada peluang kerja sama nuklir hingga jasa keuangan dengan RI

6
×

AS sebut ada peluang kerja sama nuklir hingga jasa keuangan dengan RI

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat. ANTARA/Pixabay.

KORPORASI Pembiayaan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (U.S. International Development Finance Corporation/DFC) menyatakan terdapat peluang kolaborasi di sektor energi nuklir hingga layanan keuangan dengan sejumlah pelaku usaha di Indonesia.

“Pertemuan kami dengan pelaku sektor swasta (di Indonesia) mengungkapkan berbagai peluang menarik di bidang energi nuklir dan jasa keuangan,” kata Kepala Bidang Kebijakan DFC Caroline Vik dalam jumpa pers daring yang diikuti ANTARA dari Jakarta, Rabu.

Sementara dari sisi pemerintah, ia menuturkan terdapat prospek kerja sama di sektor transportasi, infrastruktur, pembangunan pelabuhan baru, serta penambangan dan pengolahan komoditas mineral kritis. “Kami juga membahas mengenai fokus utama pemerintah dalam meningkatkan ketahanan energi melalui eksplorasi hulu (upstream) serta infrastruktur penyimpanan dan transportasi energi tingkat menengah (midstream),” ujarnya.

Baca Juga  Ketua DPRD Maluku Desak Pemerintah Pusat Buka Kran Transfer Daerah, agar Diberi Keleluasan Kelola Potensi Ciptakan Sumber-Sumber Ekonomi Baru

DFC merupakan lembaga keuangan pembangunan Pemerintah Amerika Serikat (AS) yang menjadi pilar utama dalam diplomasi ekonomi negara tersebut.

Lembaga tersebut mengelola dan menyalurkan pembiayaan swasta untuk mendukung kebijakan luar negeri dan pembangunan ekonomi strategis AS. Menyusul perluasan wewenang yang diberikan oleh Kongres AS baru-baru ini, DFC meningkatkan kapasitas investasinya dari 60 miliar dolar AS (Rp1,08 kuadriliun, kurs 1 dolar AS = Rp17.984 per Rabu pagi) menjadi 205 miliar dolar AS (Rp4,49 kuadriliun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *